“Mafindo Ungkap Sejumlah Hoax Seputar Covid-19”

By :

|

|

NEW YORK, KOMPAS.TV Masyarakat Anti Fitnah (Mafindo) menemukan hoax yang berkaitan dengan pandemi Covid-19 di tanah air.

Presidium Mafindo Bidang Periksa Fakta Eko Juniarto mengatakan, ada sejumlah hoax yang melibatkan anak-anak di tengah pandemi Covid-19.

Berita seorang anak di China yang disuapi berudu hidup sempat viral di media sosial.

Berita tersebut ditulis dengan narasi “Korelasi video anak disuapi berudu hidup dengan virus corona”.

Mafindo menegaskan, hal tersebut tidaklah benar karena foto tersebut diambil pada April 2018, atau sebelum pandemi Covid-19.

“Ini anak kecil diberikan cebong ini sebenarnya kejadian viral April 2018. Ini kemudian diviralkan lagi Januari 2020, seolah-olah ini virus di China”, ungkap Eko saat berbicara dalam forum World Vaccine Update (26/7).

Selain itu, beredar pula sebuah foto seorang dokter yang berfoto dengan anaknya.

Foto tersebut ditulis dengan narasi “Foto terakhir dokter Hadio berdiri di depan pagar temui anak sebelum meninggal karena Covid-19”.

Mafindo pun menepis isu tersebut, menurut Eko hal tersebut tidaklah benar lantaran dokter tersebut bukanlah dokter Hadio.

“Foto Terakhir dokter Hadio berdiri di depan pagar temui anak sebelum meninggal. Tapi ini adalah dokter dari Malaysia, bukan dokter Hadio”, tuturnya.

Banyaknya hoax yang beredar, membuat informasi yang sampai di masyarakat menjadi simpang siur.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk memeriksa dan menganalisa betul informasi sebelum disebarluaskan.


Share